Kalah Dari Brighton jadi Peringatan Bagi Man.City Jelang Final Liga Champions

Manchester City dikalahkan Brighton & Hove Albion meski sempat unggul dua gol lebih dulu. Pep Guardiola mengakui kekalahan itu membuat City harus berbenah demi final Liga Champions.

City yang sudah dipastikan keluar sebagai juara Premier League itu tandang ke markas Brighton di pekan ke-37. Bertanding di The American Express Community Stadium, Rabu (19/5/2021) dini hari WIB, The Citizens kalah dengan skor 2-3.

City memulai laga dengan baik usai unggul cepat berkat gol Ilkay Guendogan pada menit kedua. Namun, mulai menit ke-10, City harus main dengan 10 orang menyusul kartu merah untuk Joao Cancelo.

City masih bisa menambah keunggulan lewat gol Phil Foden pada menit ke-48. Namun, mereka kemudian kena comeback setelah tuan rumah mencetak tiga gol untuk membalikkan keadaan.

Kekalahan ini bak alarm peringatan untuk Manchester City yang akan tampil di final Liga Champions. Pep Guardiola menyebut timnya harus melakukan perbaikan untuk final melawan Chelsea.

“11 lawan 11 melawan Brighton itu berat, 11 lawan 10 itu sulit, jadi kami harus memperbaikinya untuk final,” ujar Guardiola seperti dilansir BBC.

“Sayangnya setelah 2-0, kami kebobolan begitu cepat setelah mereka banyak menekan, kami lebih lelah dan tidak bisa menguasai bola selama mungkin, kami tidak bisa melakukannya dan sayangnya kami kalah.”

“Pada hari Minggu, bersama para pendukung kami, kami akan mengangkat trofi (Premier League). Setelahnya kami akan menuju final Liga Champions.”

“Saya khawatir karena ini adalah final Liga Champions, karena lawannya begitu tangguh,” kata Guardiola.

Final Liga Champions antara Manchester City dan Chelsea akan digelar di Estadio do Dragao, Porto, pada 29 Mei. Sebelum menghadapi Chelsea, City akan lebih dulu menjamu Everton di pekan terakhir Premier League, Minggu (23/5/2021).

Related posts

Leave a Comment